​Di Balik Topeng "Merakyat", Bupati Soppeng Dinilai Injak-injak Hak Warganya Sendiri


Kabarta.News-Soppeng-Pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Soppeng dikeluhkan masyarakat karena dinilai "mati suri", Selasa(23/6) 


Lambatnya pengurusan dokumen kependudukan yang bersifat vital kini memicu kemarahan publik.


​Kritik tajam diarahkan kepada Bupati Soppeng, Suwardi Haseng. Sikapnya yang memilih bungkam saat dimintai tanggapan dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab sebagai pemimpin.


Kama Janggo, seorang warga merasa kecewa dengan ketiadaan solusi nyata dari pemerintah daerah. Sikap diam Bupati dianggap sebagai "tembok tebal" yang mengabaikan penderitaan masyarakat dalam mengakses hak administrasi mereka.


Ia menilai, sikap bungkam Bupati dinilai sebagai bentuk penegasan bahwa keluhan masyarakat tidak lagi dianggap penting sebagai bentuk pengabaian sistematis.


"Karena seorang pemimpin yang "merakyat" seharusnya menjadi orang pertama yang turun tangan saat sistem birokrasinya tidak berjalan, "jelasnya.


​Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng belum memberikan pernyataan resmi maupun klarifikasi terkait kemacetan layanan dan sikap Bupati tersebut.


Publik kini menanti langkah konkret pemerintah untuk segera membenahi sistem pelayanan yang dianggap ’mati suri’,.(*)

0 Komentar